Tampilkan postingan dengan label Renungan hari ini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan hari ini. Tampilkan semua postingan

jangan terlewatkan

Satu waktu garam pernah menjadi begitu berharga dan akhirnya tidak berharga lagi...!!

Satu waktu emas pernah menjadi begitu tidak berharga dan akhirnya kini menjadi barang yg begitu dicari...!!

Pernahkah kau berpikir,bahwa sesuatu yang kita anggap sangat berharga sekarang,bisa tidak berharga sama sekali..??

Lalu sesuatu yang kita anggap tidak berharga,bisa saja sangat berharga sekali..???

Suatu saat penghargaan buatku menjadi begitu berharga,dan aku berusaha mencarinya setengah mati.
Namun hal yang benar-benar berharga bagiku ternyata telah terlewati dan tak mungkin kembali lagi..

Col 3:23
and whatever you do,do it heartily,as to the Lord and not to men.g

Suporter Duniawi

saya baru saja menonton sebuah pertandingan basket di kota saya.
disana sungguh ramai, terdengar gemuruh disana-sini teriakan suporter dari dua belah pihak memenuhi GOR, yang terlintas di pikiran saya adalah: "betapa sukacitanya semua penonton yang ada" mereka tidak lagi menghiraukan apa yang ada di sekitar yang menjadi pusat perhatianya hanyalah pertandingan itu.

kemudian terlintas kembali sebuah pikiran yang berkata "andaikan yang menjadi pusat perhatian mereka adalah Kristus" pasti sukacita yang ada saat itu takan sama.
apakah generasi muda sekarang lebih mengidolakan manusia yang pada dasarnya adalah sama??? apakah mereka tidak pernah berpikir bahawa ada Tuhan yang lebih dasyat yang lebih patut kita muliakan???

saudara kemenangan sebuah tim olahraga idola kita memanglah membahagiakan tetapi tidak pernahkah kita berpikir kalau kemenangan pribadi yang di berikan Oleh Tuhan Yesus tak ada batasnya???

SABAT = ISTIRAHAT = LIBURAN?

Siapa yang tidak senang bila liburan tiba? Dari anak kecil yang baru masuk playgroup sampai profesor yang sudah berakar di kampus, dari tukang sapu jalanan hingga mereka yang duduk di puncak kekuasaan, semua menantikan datangnya liburan itu. Bahkan sejak jauh-jauh hari, apa saja yang akan dilakukan di dalam masa liburan sudah direncanakan dengan seksama. Liburan dinantikan dengan sungguh tidak sabar. Bahkan di hari-hari mendekati masa liburan, penantian itu sudah mengganggu konsentrasi kita dalam melakukan aktivitas yang lain. Bau liburan itu terlalu kuat….

Bukan hanya itu saja, ke mana-mana kita sudah dibuat untuk mencium bau liburan tersebut. Masuk mal? Dari jauh saja kita sudah mencium berbagai tawaran harga khusus liburan. Diskon baju, sepatu, alat-alat rumah tangga, alat-alat sekolah, HP, apa saja. Semua orang berbondong-bondon memborong barang-barang diskon tersebut tanpa memikirkan dan mempertimbangkan apakah barang itu diperlukan atau tidak. Yang ada adalah pemikiran bahwa barang-barang tersebut suatu hari mungkin akan saya butuhkan maka saya perlu beli sekarang, wong mumpung diskon. Atau, kita mencuci otak kita sendiri dengan mengatakan bahwa yang di rumah itu sudah selayaknya diganti, makanya mumpung diskon ya beli aja… kan rugi kalau sudah tidak ada diskon lagi. Maka, jadilah rumah kita sebagai gudang penampungan barang-barang diskon yang dengan bangga kita tunjukkan kepada teman-teman kita, betapa “pintarnya” kita mendapatkan barang diskon.

Untuk apa kita hidup???


pertanyaan diatas sejenak menghantui pikiran saya...
saya tidak mengerti untuk apa kita hidup??? saya pernah coba menanyakan ini kepada beberapa orang, tapi jawaban yang mereka semua berikan nyaris sama... intinya mereka "berpendapat" bahwa kita hidup untuk Tuhan.
kemudian saya kembali bertanya lalu apa yang sudah anda lakukan untuk Tuhan???

pertanyaan ini saya tujukan kepada kita semua, saya sangat sedih jika membandingkan kehidupan semua orang dengan jawaban yang mereka berikan, ini sungguh bernanding terbalik.

jika kita melihat kehidupan masyarakat sekarang, semua sibuk dengan pekerjaan mereka, ada yang berkata mereka bekerja agar dapat bertahan hidup, dan untuk bisa menyembah tuhan.. semua hanya omong kosong belaka, tidak perlu saya jelaskan mengapa saya berkata demikian. buktinya bisa kita lihat dari kehidupan semua orang di jaman ini.
bekerja, uang, kekuasaan, kesombongan, membanggakan diri.

tidak perlu di pungkiri lagi, bagaimana pun anda mengelak anda tetap tidak bisa.

semua ini mempengaruhi jalan pikiran anak muda jaman sekarang (termasuk saya) say sungguh bimbang dengan semua ini, pribadi saya ingin menyerahkan seluruh hidup kepada Tuhan, tetapi Orang tua saya jelas-jelas menentangnya.
alasan yang mereka berikan adalah "melayani tuhan bukan hanya dengan cara menjadi hamba Tuhan" persetan dengan semua ini. karena saya mengerti jalan pikiran mereka, mereka berpikir hidup seorang hamba Tuhan pasti pas-pasan(materialistis)

jadi saudara seiman apakah sebenarnya tujuan anda hidup???
sebelum menjawabnya mari kita renungkan dulu kihidupan kita sekarang.

Menjadi Orang Bersemangat dan Optimis Menghadapi Masalah

“Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa yang akan memulihkan semangat yang patah?” Amsal 18:14

Beragam persoalan bisa menimpa siapa saja. Entah orang kaya atau miskin, tua atau muda, setiap orang selama hidup di dunia ini selalu berhadapan dengan berbagai persoalan. Setiap orang, terlepas dari status sosial, pendidikan, profesinya, dan bahkan sebagai hamba Tuhanpun tidak terluput dari yang namanya pergumulan atau persoalan. Manusia harus berhadapan dengan masalah selama hidup di dunia ini. Setiap orang tentunya memiliki persoalan yang berbeda-beda.

Kita tidak boleh menyerah, walau badai apapun yang sedang menerpa. Sebab pencobaan yang kita alami tidak pernah melebihi kekuatan kita, seperti yang disebutkan dalam Firman Tuhan.

“Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya” 1 Kor 10:13
*courtesy of PelitaHidup.com
Allah itu baik. Dia sahabat kita, dalam segala susah Dia selalu datang menghibur. Biasanya ada beberapa hambatan-hambatan dalam meraih sebuah keberhasilan adalah antara lain, sikap yang putus asa, patah semangat, menyerah, keinginan untuk mundur, dan lain sebagainya. Kalau sikap seperti ini dibiarkan akan membuat seseorang itu menjadi frustrasi, dan tetap tinggal dalam masalahnya. Dalam menghadapi setiap masalah, kita membutuhkan sebuah semangat untuk berjuang dan bangkit, dengan pertolongan Tuhan agar kita sampai pada tujuan yang diinginkan.

Dalam cerita di Alkitab kita dapat melihat sebuah kondisi yang mengisahkan seseorang yang tidak lagi bersemangat dalam hidupnya, yaitu kisah nabi Elia. Keberhasilan Elia membunuh 450 orang nabi baal seorang diri membuat Izebel marah dan bermaksud membunuhnya. Mendengar berita itu, larilah Elia untuk menyelamatkan diri, ia dalam ketakutan, putus asa dan patah semangat. Ia lari ke gunung Horeb untuk bersembunyi.

.

Ada beberapa kondisi yang dialami nabi Elia ini, yaitu:

Menjadi Orang Bersemangat dan Optimis Menghadapi Masalaha). Ia kelelahan, lelah jasmani setelah perjalanan panjang, empat puluh hari, empat puluh malam lamanya sampai ke gunung Allah, yaitu gunung horeb.
*courtesy of PelitaHidup.com
“Kemudian ia ingin mati, katanya: “Cukuplah itu! Sekarang, ya Tuhan, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik daripada nenek moyangku” 1 Raj 19:4b.

b). Ia merasa telah gagal membuat bangsa Israel untuk bertobat,

c). Ia merasa kesepian, hanya seorang diri saja dalam pergumulan untuk kebenaran Allah.

“Jawabnya: “Aku bekerja segiat-giatNya bagi Tuhan, Allah semesta alam,karena orang Israel meninggalkan perjanjianMu, meruntuhkan mezbah-mezbahMu dan membunuh nabi-nabiMu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup, dan mereka ingin mencabut nyawaku” 1 Raj19:10

Allah tidak tinggal diam, Ia tetap memperhatikan Elia yang sedang patah semangat itu. Ia membiarkan Elia istirahat dan tertidur, kemudian Allah mengirim malaikatNya untuk memberi makan Elia. Allah juga datang untuk memberikan semangat kepadanya dan memperkuat imannya di gunung Horeb itu. Allah sesungguhnya tidak akan meninggalkan nabi ataupun umat-Nya yang setia.
*courtesy of PelitaHidup.com
“Firman Tuhan kepadanya:”, pergilah, kembalilah ke jalanmu, melalui padang gurun ke Damsyik, dan setelah engkau sampai, engkau harus mengurapi Elisa bin Safat, dari Abel Mehola, menjadi nabi menggantikan Engkau” 1 Raj 19:15-16

Ketika anak-anak Tuhan putus asa dimanapun mereka berada, melalui Yesus Kristus mereka dapat memohon kepada Allah, untuk menerima kekuatan dan semangat agar mampu menghadapi situasi.

Orang yang bersemangat adalah orang yang tidak mau menyerah, dan tidak mau terpengaruh oleh keadaan, sekalipun hal itu kurang baik. Tindakan/perbuatannya tidak ditentukan atau dipengaruhi oleh keadaan. Mengapa demikian ? Karena, ia memiliki target dan tujuan yang ingin dicapainya. Orang yang bersemangat akan tetap optimis, mereka percaya karena bersama dengan Allah akan mampu untuk menghadapi setiap kesukaran.

“Segala perkara dapat kutanggung didalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku” Fil 4:13

Orang yang bersemangat memiliki iman, tetap percaya pada Firman Allah yang berkuasa. Jadilah orang yang bersemangat dalam hidup ini, apapun kondisi yang sedang terjadi, tetap miliki semangat. Semangat sangat diperlukan untuk memperoleh apa yang ingin kita capai. Karena dengan bersemangat kita akan tetap mengarahkan pandangan kita kepada tujuan, dan ada usaha untuk mencapainya.

.
Untuk menjadi orang yang bersemangat yang selalu optimis, kita memerlukan:
1. Keberanian bertindak untuk mengambil resiko

Menjadi Orang Bersemangat dan Optimis Menghadapi MasalahOrang yang bersemangat memiliki keberanian untuk bertindak. Siap hidup dan siap mati, mereka tidak takut dan gemetar karena mempunyai ketetapan hati yang mantap. Ingat, bagaimana kisah Sadrakh, Mesakh dan Abednego ? Ada sebuah perintah yang telah dibuat bahwa ketika mendengar bunyi sangkakala, seruling, kecapi atau alat musik lainnya maka haruslah setiap orang sujud menyembah patung yang telah didirikan oleh raja Nebukadnezar. Mereka tidak mau menyembah patung yang telah didirikan oleh raja Nebukadnezar tersebut.

Dalam Kitab Daniel 3:6 “Siapa yang tidak sujud menyembah, akan dicampakkan seketika itu juga ke dalam perapian yang menyala-nyala.”

Didapatilah bahwa mereka tidak mengindahkan titah itu, mereka tidak mau memuja dan menyembah patung tersebut. Adalah sebuah ancaman bagi mereka, dengan resiko mereka harus dimasukkan kedalam perapian. Mereka tidak khawatir, cemas dan takut, malah dengan berani untuk menerima hukuman itu. Mereka tetap mempertahankan iman yang mereka percayai.

Beginilah yang mereka ucapkan kepada raja itu, Daniel 3:17-18 ”Jika Allah yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu ya raja. Tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memujja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu.”

Mereka berani berkata tidak dan merekapun berani bertindak menerima hukuman yang sudah ditetapkan itu. Dengan amarah raja itu memerintahkan supaya perapian dibuat tujuh kali lebih panas dari biasanya, dan ketika mereka dicampakkan kedalam api, mereka tidak terbakar, rambut di kepala mereka tidak hangus, bahkan bau kebakaranpun tidak ada.

“Lalu Nebukadnezar mendekati pintu perapian yang menyala-nyala itu ; berkatala ia: “Sadrakh, Mesakh, dan Abednego, hamba-hamba Allah yang maha tinggi, keluarlah dan datanglah kemari!” Dan 3:26

Merekapun keluar dengan selamat dari perapian , Tuhan menyertai mereka. Dengan berani mereka mengatakan sekalipun Allah tidak menolong, mereka siap untuk mati bagi Tuhan. Tetapi Tuhan tidak tinggal diam, mereka diluputkan dari panas api itu, mereka tidak terbakar, tidak ada bau hangus, mereka tetap utuh seperti sediakala.

“Apabila engkau berjalan melalui api engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau.” Yes 43:2b

Kalau kita berani bertindak lakukan sesuatu kebenaran, Tuhan pasti menolong, Tuhan juga pasti membela FirmanNya. Jadi, jangan takut, hadapilah setiap persoalan, jangan lari, Tuhan memberi kekuatan agar kita dapat meraih keberhasilan.

.
2. Sikap tidak mau menyerah

Tidak Mau MenyerahDalam Alkitab ada sebuah cerita tentang seorang perempuan yang sudah 12 tahun menderita pendarahan. Perempuan ini sudah diobati oleh berbagai-bagai tabib, namun keadaannya makin memburuk. Perempuan ini tidak putus asa, ia tetap memiliki semangat untuk sembuh. Tatkala ia mendengar berita tentang Yesus Sang Penyembuh itu, iapun berusaha untuk mencari Yesus, sebab ia yakin Yesuslah yang dapat menolong untuk menyembuhkannya.

Perempuan ini adalah orang yang bersemangat. Ketika Yesus dalam perjalanan menuju rumah kepala ibadat, ditengah kerumunan banyak orang, perempuan ini berusaha untuk menghampiri Yesus agar menerima kesembuhan dariNya. Perempuan ini tidak mau menyerah, dia tetap memiliki semangat, dia terus berjalan untuk menghampiri Yesus sekalipun ia sedang dalam penderitaan, mungkin ia berjalan tidak seperti orang normal karena penyakitnya itu, jalannya lambat tapi ia terus berusaha untuk maju mendekati Yesus dari arah belakang.

Perempuan ini mempunyai suatu tujuan untuk sembuh, ia memiliki iman, “Karena katanya dalam hatinya:”Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” (Mat 9:21). Setelah hal itu dilakukannya iapun menjadi sembuh. Jerih payahnya tidak sia-sia. Ia berhasil, ia sembuh. Setiap orang yang mau mendekatkan diri kepada Yesus tidak akan menyerah, tetap berjuang sampai memperoleh apa yang ingin dicapai.

“Tetapi kamu ini, kuatkanlah hatimu, jangan lemah semangatmu, karena ada upah bagi usahamu” 2 Taw 15:7

“Dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sunggguh-sungguh mencari Dia” Ibr 11:6b

Kalau semangatmu sedang lemah, bangkitlah mencari Tuhan, dengan berdoa, membaca Firman Allah, mengikuti ibadah dan memuji menyembah Dia. Pasti ada kekuatan baru dan upah yang akan diberikanNya, itu janjiNya.

.
3. Iman yang teguh

Menjadi Orang Bersemangat dan Optimis Menghadapi MasalahRasul Paulus setelah pertobatannya, memberikan hidupnya untuk melayani Tuhan, ia memenuhi panggilan Tuhan sebagi salah satu rasul yang ikut menderita bagi Kristus.

“Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.” 2 Kor 4:8

“Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian.” 2 Kor 11:27

Dalam mengiring Yesus, Paulus banyak sekali mengalami penderitaan dan aniaya. Paulus juga mengalami kesedihan, ia ditinggalkan oleh teman-temannya.

“Pada waktu pembelaanku yang pertama, tidak seorangpun yang membantu aku, semuanya meninggalkan aku, Tetapi Tuhan mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraanku Injil diberitakan, Dan Tuhan akan melepaskan aku, dari setiap usaha yang jahat, Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam kerajaanNya di Sorga. Bagilah kemuliaan selama-lamanya”. 2Tim 4:16-18

Di Roma pada saat itu sedang terjadi penganiayaan yang hebat, dan tidak ada seorangpun yang berani mengakui mengenal rasul Paulus. Paulus merasa kesepian dan kecewa, namun ia tetap merasakan kehadiran Tuhan, yang memberikan kekuatan padanya. Paulus mengakui bahwa ia mempunyai keyakinan yang kokoh, sebab Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya. Paulus sanggup menghadapi dan mengatasi segala rintangan sebab ada Tuhan yang selalu memberi pertolongan dan kekuatan baginya. Karena iman yang teguh Rasul Paulus tetap berjuang, dan bahkan setia sampai mati bagi Tuhan.

“Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang Adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.” 2 Tim 4:7-8

Apapun keadaan yang kini tengah kita hadapi, kita tidak boleh hilang pengharapan, putus asa atau melepaskan iman saat menghadapi berbagai masalah. Hadapilah semua bersama Tuhan, kita akan dapat mengalami pengalaman-pengalaman yang baru bersama Tuhan. Setiap Firman Tuhan yang kita butuhkan terjadi atas kita, harus tetap kita percaya, sebab ada firman Tuhan tertulis:

“Aku tidak akan melanggar perjanjian-Ku, dan apa yang keluar dari bibir-Ku tidak akan Kuubah” Maz 89:35

Semua yang Tuhan janjikan itu melalui Firman-Nya, tidak akan ditarik kembali, dan Tuhan tidak mengingkari Janji-Nya itu. Arahkan pandangan, pikiran dan hati kepada FirmanNya, sebab itulah kebenaran yang akan memulihkan kita. Allah itu sangat baik.

“Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya” Maz 34:19.

Kita harus percaya pada Firman-Nya. Supaya iman tetap teguh, baca, renungkan dan perkatakanlah Firman Tuhan itu kepada diri kita sendiri maupun kepada orang lain.

Semangat merupakan jalan untuk memperoleh apa yang kita butuhkan. Tetaplah bersemangat, miliki keberanian untuk melakukan Firman Allah, jangan pernah menyerah dan tetap teguh pegang janji Tuhan sampai menjadi sebuah kenyataan. Tuhan memulihkan setiap semangat yang patah. Orang yang bersemangat akan selalu optimis dalam menghadapi setiap persoalan, untuk meraih keberhasilan. Selamat berjuang dan tetap semangat, Tuhan Yesus memberkati kita semuanya.

.
“Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat” Wahyu 1:3.

Batu Untuk Dilemparkan?


Banyak orang berpikir bahwa sebuah film dengan aktor utamanya adalah seorang “idiot” pasti akan disambut secara dingin oleh pemirsa. Forrest Gump justru sebaliknya. Tom Hanks muncul melakonkan seorang pemuda yang bernama Forrest Gump, mengisahkan tiga puluh tahun kehidupannya, dan ia senantiasa muncul sebagai “pemenang” dalam setiap kejadian besar yang berhubungan dengan sejarah Amerika jamannya. Ia muncul sebagai pemain American football, tampil sebagai pahlawan dalam perang Vietnam, ia menjuarai turnament ping pong internasional. Ia adalah pahlawan yang bertemu dan disambut hangat oleh dua presiden Amerika John F. Kennedy dan Richard Nixon. Ia juga tampil perkasa dalam Watergate Scandal.

Di samping Forrest, terdapat pula bintang utama lain dalam film ini yakni Jenny yang merupakan satu-satunya teman Forrest di samping ibunya. Dalam perkembangan selanjutnya, Jenny menjadi orang yang dicintai Forrest. Dalam salah satu adegan, setelah ayahnya meninggal Jenny kembali ke rumah lama yang ditinggalkannya. Rumah tua ini sungguh tak bermodel lagi. Segalanya nampak punah dan tinggal kenangan yang samar-samar. Namun secara perlahan dalam ingatannya ia kembali dihantar kepada pengalaman pedih yang dialaminya ketika ia masih kecil, ketika ia diperkosa di tempat ini. Pengalaman ini muncul begitu kuat dan Jenny dipenuhi dengan kemarahan dan rasa dendam. Tak ada yang bisa dia lakukan kecuali melemparkan batu ke arah rumah tua tersebut. Ia melempar...melempar dan terus melempar, hingga akhirnya Jenny kehabisan tenaga dan terkulai jatuh di tanah. Adegan ini berakhir saat Forrest datang mendekat dan berkata kepada Jenny dengan kata-kata bernada filosofis; “ Kadang-kadang kita kekurangan batu untuk dilemparkan.”

-------

Ketika kita disakiti, ditipu, atau dikhianati dan dijauhi oleh orang yang amat kita cintai, tentu saja ada dendam dan benci memenuhi bathin kita. Ingin rasanya melemparkan batu ke arah dia atau mereka yang menyakiti kita. Namun pada saat ini hendaklah kita ingat satu hal, kita ingat kata-kata Forrest; “Terkadang kita kekurangan batu untuk dilemparkan.” Dan dalam situasi demikian satu hal adalah pasti: Kita tak akan pernah kekurangan kekuatan untuk mengampuni dan memaafkan sesama kita. Karena Yesus sang Guru pernah berkata; “Ampunilah sesamamu tujuh puluh kali tujuh kali.” (Mat 18; 22)


Tarsis Sigho - Taipei

Sayap Yang Kerdil


ni adalah kisah yang dialami oleh sebuah keluarga burung. Si induk menetaskan beberapa telor menjadi burung-burung kecil yang indah dan sehat. Si induk pun sangat bahagia dan merawat mereka semua dengan penuh kasih sayang.
Hari berganti hari, bulan berganti bulan. Burung-burung kecil inipun mulai dapat bergerak lincah. Mereka mulai belajar mengepakkan sayap, mencari-cari makanan untuk kemudian mematuknya.

Dari beberapa anak burung ini tampaklah seekor burung kecil yang berbeda dengan saudaranya yang lain. Ia tampak pendiam dan tidak selincah saudara-saudaranya. Ketika saudara-saudaranya belajar terbang, ia memilih diam di sarang daripada lelah dan terjatuh, ketika saudara-saudaranya berkejaran mencari makan, ia memilih diam dan menantikan belas kasihan saudaranya. Demikian hal ini terjadi seterusnya.
Saat sang induk mulai menjadi tua dan tak sanggup lagi berjuang untuk menghidupi anak-anaknya, si anak burung ini mulai merasa sedih. Seringkali ia melihat dari bawah saudara-saudaranya terbang tinggi di langit. Ketika saudara-saudarnya dengan lincah berpindah dari dahan satu ke dahan yang lain di pohon yang tinggi, ia harus puas hanya dengan berada di satu dahan yang rendah. Ia pun merasa sangat sedih.
Dalam kesedihannya, ia menemui induknya yang sudah tua dan berkata, “Ibu, aku merasa sangat sedih, mengapa aku tidak bisa terbang setinggi saudara-saudaraku yang lain, mengapa akau tidak bisa melompat-lompat di dahan yang tinggi aku hanya bisa berdiam di dahan yang rendah?”
Si induk pun merasa sedih dan dengan air mata ia berkata, “Anakku, engkau dilahirkan dengan sayap yang sempurna seperti saudaramu, tapi engkau memilih merangkak menjalani hidup ini sehingga sayapmu menjadi kerdil.”
Hidup adalah kumpulan dari setiap pilihan yang kita buat. Pilihan kita hari ini menentukan bagaimana hidup kita di masa depan.Kita memiliki kebebasan memilih tetapi setelah itu kita akan dikendalikan oleh pilihan kita, jadi berpikirlah sebelum berbuat, sadari setiap konsekuensi dari pilihan yang kita buat.

cerita diambil dari Cerita Motivasi by Resensinet

The Eight Habits of Spiritually Healthy People Dr. John Barnett


Berikut adalah pertanyaan untuk merenungkan hari ini, seberapa sulit untuk mati ketika Anda memiliki begitu banyak kekayaan? Pertimbangkan ini ...

Orang-orang yang terbaring harta di bumi menghabiskan kehidupan mereka menjauh dari harta mereka. Bagi mereka, kematian adalah hilangnya.

Orang-orang yang terbaring harta di surga menantikan untuk keabadian; mereka sehari-hari bergerak menuju harta mereka. Bagi mereka, kematian adalah keuntungan.

Orang yang menghabiskan hidup mereka bergerak menjauh dari harta mereka memiliki lebih banyak dan lebih banyak alasan untuk putus asa. Orang yang menghabiskan hidup mereka bergerak menuju harta mereka memiliki lebih banyak dan lebih banyak alasan untuk bersukacita.

Apakah berlalunya waktu menyebabkan Anda dan saya untuk putus asa atau bersukacita? Kepemilikan Tuhan segala sesuatu adalah titik acuan bagi kita semua yang melayani Tuhan.
Firman Tuhan mengajarkan kepada kita delapan kebiasaan yang dapat membuat kita tetap sehat secara rohani sampai mati. Bukankah lebih besar berada di kesehatan rohani kuat, menantikan Surga? Kebiasaan yang tercatat dalam Mazmur 116 bukan hanya untuk mereka yang memiliki satu kaki di kuburan, mereka benar-benar kebiasaan yang baik untuk semua kehidupan kita.

Berikut adalah kebiasaan sederhana yang membuat kematian kita berharga di mata Tuhan. Ini adalah tanda-tanda kehidupan rohani yang sehat yang mengambil sengat dari kematian.

* Ay. 1 Percayalah pada-Nya bahwa Dia adalah mendengarkan dan menonton dan menanggapi dalam kasih.
* Ay. 2 curahkan kepada-Nya. Biasakan berbicara dengan Tuhan. Mencurahkan hati Anda, Anda ketakutan, kesengsaraan Anda - berbagi dengan-Nya.
* Ay. 9 Ikuti Nya melalui kehidupan sehari-hari Anda. Dia adalah Gembala dan kita adalah domba-Nya.
* Ay. 13 Minum Dia. Dia adalah secangkir keselamatan kita. Kami haus dan Dia saja yang memuaskan. Biarkan Dia ke dalam hidup Anda untuk memenuhi kebutuhan terdalam Anda!
* Ay. 14 Patuhi Nya. Lakukan apa yang Dia bilang. Menyerah dan tunduk kepada-Nya.
* Ay. 16 Melayani-Nya. Katakan kepada-Nya itu, katakan dengan lantang dan menawarkannya sebagai persembahan.
* Ay. 17 Terima kasih-Nya. Pikirkan melalui semua banyak berkah dan manfaat Tuhan telah dilimpahkan kepada Anda. Jika Anda memiliki masalah, mendengarkan beberapa anak berdoa. Mereka berterima kasih kepada Tuhan untuk mata untuk melihat, hangat "blankies" tidur di bawah, makanan untuk makan dan semua sederhana dan manis lain berkat-berkat kehidupan.
* Ay 18-19 Hidup
bagi-Nya. Mulai sekarang hidup untuk kemuliaan-Nya, berbicara tentang berkat-Nya, datang ke hadirat-Nya, menyembah dan memuja-Nya.

Apakah rencana Anda dan prioritas untuk sisa tahun 2009 cermin apa yang Tuhan berkenan? Keinginannya jelas tercantum dalam Firman-Nya.

Bagian kunci kami untuk seri ini adalah 1 Timotius 4.7. Paulus berkata kita mendisiplinkan diri kita terhadap kesalehan. Apa yang mendorong kehidupan yang saleh?

Disiplin Kitab Suci. Waktu sendirian dengan Allah dalam FirmanNya, Alkitab, adalah perlunya besar kehidupan rohani kita. Kita perlu untuk sendirian dengan Tuhan setiap hari! Kita perlu mencari waktu untuk pergi sendirian. Mazmur 16:11 Anda akan memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Dalam kehadiran Anda kepenuhan sukacita; Pada tangan kanan Anda ada nikmat selamanya. Tuhan Allah Semesta ingin Atur hidup Anda, dan Menemani perjalanan Anda melalui kehidupan, dan mengotorisasi semua yang diperlukan dari sekarang. Wow, itu adalah kehidupan terbaik yang ada.

Roh-tertib Terisi Hidup. Yesus menjelaskan Roh Kudus dalam kehidupan kita dengan menggunakan gambar yang kuat air sungai yang mengalir keluar dari kita. John 7,37-38. Yohanes 7:37-39 Pada hari terakhir, bahwa hari besar perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru, katanya: "Jika ada yang haus, hendaklah ia datang kepada-Ku dan minum (sekarang aktif imperatif). Barang siapa yang percaya kepada-Ku, sebagai Kitab Suci mengatakan, dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup. " Tapi ini Dia berbicara mengenai Roh, yang mereka yang percaya kepadaNya akan menerima, sebab Roh Kudus belum diberikan, karena Yesus belum dimuliakan. Sungai air adalah cara Yesus menggambarkan kehidupan normal orang percaya, anak-anak-Nya.

Tata-tertib Stewardship. Kehidupan yang diberikan kembali kepada Allah sebagai persembahan adalah apa pelayanan adalah semua tentang. Penatalayanan bukan tentang uang itu adalah tentang kehidupan itu sendiri. Waktu dan kehidupan adalah harta jauh lebih besar daripada uang dan harta benda. Tuhan ingin Anda 1 dan terutama! Steward yang saleh memiliki ALLAH TAHU BAHWA DIA DAN SEMUANYA HE HAS. Roma 12:1-2 Karena itu aku mohon kamu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah, bahwa kamu menyerahkan tubuhmu pengorbanan yang hidup, kudus, berkenan kepada Allah, yang merupakan layanan akal Anda. 2 Dan tidak menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan pikiran Anda, bahwa Anda dapat membuktikan bahwa apa yang baik dan dapat diterima dan kehendak Allah yang sempurna. 2 Korintus 5:15 dan Ia mati untuk semua orang, bahwa mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia yang mati untuk mereka dan bangkit kembali.

Dia yang meletakkan harta di bumi menghabiskan hidupnya menjauh dari harta. Baginya, kematian adalah hilangnya. Dia yang meletakkan harta di surga berharap untuk kekal; dia sehari-hari bergerak menuju harta. Baginya, kematian adalah keuntungan. Dia yang menghabiskan hidupnya bergerak menjauh dari harta mempunyai alasan untuk putus asa. Dia yang menghabiskan hidupnya bergerak ke arah harta karun mempunyai alasan untuk bersukacita.

Apakah berlalunya waktu menyebabkan Anda dan saya untuk putus asa atau bersukacita? Kerajaan Allah adalah acuan bagi orang-orang ini. Mereka melihat semua cahaya lain dalam kerajaan. Mereka dipaksa untuk hidup seperti yang mereka lakukan bukan karena mereka tidak berharga hal, tetapi karena mereka berharga hal yang benar.

Kita sering kehilangan sesuatu di misionaris martir terkenal Jim Elliot kata-kata, "Dia adalah orang bodoh yang memberikan apa yang dia tidak bisa mendapatkan apa yang dia tidak bisa kalah." Kami fokus pada kesediaannya untuk pergi ke ladang misi. Bahwa kesediaan dimulai ketika ia melepaskan genggamannya pada hal-hal sebagai MINE!

di translate dari The Eight Habits of Spiritually Healthy People
Dr. John Barnett
Discover the Book yang asli

POSITIVE THINKING

Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah. - Mazmur 55:23
============================================

Rasanya sakiiit banget! Makanan seenak apapun, duit sebanyak apapun, temen sebaik apapun, kayaknya nggak bisa bikin kita melupakan setiap gelak tawa 'n senyum pertama si doi. Setelah kata “putus” terucap dari bibirnya, rasanya dunia nggak lagi berputar, singkatnya kiamat geto. Dalam keadaan seperti ini kita sering berpikir untuk melakukan hal-hal nekat, misalnya: ngancam mau bunuh diri, bikin surprise “katakan cinta” kaya di tv, bahkan kalo si doi beda agama kita bela-belain pindah ke agama mantan pacar kita. Semuanya itu kita lakuin dengan harapan supaya si doi mau balik lagi ama kita. Tentu hal seperti ini bisa jadi masalah serius bila kita tidak segera bangkit dari keterpurukan.


Sebenarnya punya pacar ato nggak toh langit tetep biru warnanya, bumi masih berputar, 'n nyokap tetep ngasih uang jajan buat kita nongkrong di kantin. Singkatnya, ngejomblo bukanlah dosa, kenapa musti takut? Justru saat kita ngejomblo Tuhan memberi waktu buat kita introspeksi diri sampai waktu yang tepat datangnya cowok yang memang disediakan Tuhan buat kita. Para konselor mengatakan bahwa ada kalanya manusia butuh waktu untuk menyendiri. Pakailah perpisahan sekarang ini menjadi saat bagi kita mengoreksi diri, siapa tahu Tuhan ijinkan semua ini terjadi karena kita memang udah pacaran dengan orang yang salah alias nggak sesuai dengan kemauan Tuhan. Jangan pernah mengira bahwa Tuhan senang melihat kita menderita semuanya ini, semua itu nggak bener! Dia menginginkan yang terbaik terjadi dalam hidup kita.

Meski dunia mengajak para korban patah hati untuk melampiaskan semua keruwetan masalahnya dengan hal-hal negatif, stop! Solusi masalah kita sekarang adalah dengan belajar bersikap dewasa dan menerima otoritas Tuhan atas hidup kita, termasuk menentukan siapa pasangan yang cocok dan menurut kehendak hati-Nya. Yang pasti pilihan Tuhan nggak mungkin salah deh, kamu pasti suka. Ok, kini saatnya bangun dari mimpi buruk dan hapus air matamu supaya cowok-cowok bisa melihat senyum manismu lagi. Siapa tahu salah satunya adalah cowok kiriman Tuhan.

www.renungan-spirit.com

Mengapa aku menderita???


AKU tidak mengerti tentang “mengapa” ada penderitaan kecuali penderitaan ku sendiri di tempat ini. Allah membawaku ke tempat ini untuk suatu tugas khusus.
Aku berada di sini agar dapat membimbing mereka yang menderita dan putus asah supaya datang kepada Juru selamat. Aku di minta agar member penghiburan kpd mereka. Aku berada di sini untuk menunjukan jalan ke surga bagi mereka yang tidak lama lagi akan meninggalkan dunia ini. aLasan dari penderitaan ku sendiri bukanlah masalah bagiku. Ada sesuatu lagi yang telah ku pelajari. Aku terpanggil untuk tidak harus memikul beban penderitaan dan kesengsaraan dari dunia di sekitarku. Karena itu aku berdoa, “Tuhan ajarlah aku untuk menyerahkan semua bebanku kepada-Mu sehingga aku dapat melanjutkan perjalananku tanpa menanggung beban itu lagi. Hanya Roh-Mu yang Kudus saja yang dapat mengajarkan semua hal itu, oleh karena itu berilah Roh Kudus-Mu ya Tuhan agar ku memperoleh iman sedemikian rupa sehingga aku tidak perlu menanggung beban lagi.

corry ten bom di dalam penjara Revensbruk semasa PD II

HARI


Sebenarnya kita hanya punya tiga hari saja
Ke-1 Hari Kemarin
anda tidak nisa mengubah apapun yang telah terjadi
anda tidak bisa menarik perkataan yang telah terucap
anda tidak mungkin lagi menghapus kesalahan
dan mengulangi kegembiraan yang anda rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin lewat; lepaskan saja


Ke-2 Hari esok
Hingga mentari esok pagi terbit, anda tak tahu apa yang akan terjadi
anda tak bisa melakukan apa-apa hari esok
anda tak mungkin tau apakah anda akan sedih atau ceria esok hari
esok hari belum tiba biarkan saja

Ke-3 Hari ini
pintu masa lalu telah tertutup, pintu masa depan pun belum tiba
pusatkan saja diri anda untuk hari ini
anda bisa melakukan banyak hal hari ini jika anda mampu memanfaatkan hari kemarin dan melepaskannya

KRISTEN KTP

Ayat mas hari ini: 1 Yohanes 1:6
Bacaan Alkitab Setahun: 1 Tawarikh 27-29

Kita kerap mendengar istilah Kristen KTP sebagai sebutan bagi orang-orang yang mengaku dirinya orang kristiani, tetapi hidupnya sama sekali tidak mencerminkan sikap hidup kristiani. Jadi, kekristenannya hanya tertera di KTP, tidak tampak dalam kehidupannya. Dari makna tersebut, ada orang yang kemudian memplesetkan kepanjangan KTP itu menjadi Kristen Tanpa Pertobatan, Kristen Tanpa Pertumbuhan, Kristen Tanpa Pelayanan.
Apabila mengacu kepada firman Tuhan hari ini, kita juga menemukan sebuah arti yang baru lagi, yaitu Kristen KTP yang berarti Kristen Tanpa Persekutuan. Persekutuan dengan siapa? Persekutuan dengan Allah. Artinya, orang tersebut pergi ke gereja, bahkan melayani Tuhan, tetapi sesungguhnya tidak memiliki hubungan sama sekali dengan Tuhan. Aktivitas dan pelayanannya pun kering. Seumpama robot, yang bisa bergerak ke sana kemari, tetapi tanpa jiwa yang hidup. Yohanes menyebutkan bahwa salah satu ciri orang yang tidak hidup dalam persekutuan dengan Tuhan adalah masih hidup dalam dosa (kegelapan). Ia bisa rajin ke gereja, tetapi dalam hidup sehari-hari sama sekali tidak menunjukkan sikap kristiani, bahkan tidak jarang dengan sadar melakukan hal-hal yang tidak diperkenan oleh Allah.

Hari lepas hari, kita harus selalu mengevaluasi hidup kita, jangan biarkan kita hanya menjadi Kristen KTP karena hal itu tidak diperkenan oleh Allah. Persekutuan dengan Allah penting bukan hanya sebagai dasar pelayanan kita, melainkan juga sebagai landasan hidup sehari-hari kita. Kita harus cepat berbalik dengan membangun kembali relasi dengan Allah secara benar.

ANAK-ANAK TERANG PASTI TIDAK MENYUKAI KEGELAPAN

Penulis: Riand Yovindra - www.renunganharian.net

Saluran Curhat

Para atlit menggunakan internet untuk berbagi pengalaman selama olimpiade dengan para penggemar. Mereka pun menghujani blog dan situs pribadinya denga berbagai kisah. Diantara mereka juga tersilap nama-nama tenar yang di gandrungi public dunia bintang basket amerika KObe Bryan dan superstar Tenis Rojer federer misalnya, telah mempunyai situs sendiri. Demikian pula dengan petenis Serbia, Ana Ivanovic, yang mengungkapkan keluh kesah saat olimpiade melalui situs pribadinya. pengakses bisa tau Ana kehilangantas yang berisi pakaian khusus, untuk bertanding di olimpiade Beijing.
Ketika curhat di internet kita dapat berharap respons dengan berbagai isi - baik yang memberi dorongan maupun justru melemahkan . ketika kita curhat pada orang terpercaya , kita dapat berharap dukungan yang membereskan hati. ini pun kadang ada resiko,orang itu ternyata tidak mampuh menjaga kepercayaan kita - apa yang kita ceritakan, di ceritakannya lagi kepada orang lain. namun di satu tempat curhat yang paling terpercaya dan di jamin tidak akan mempermalukan kita, yaitu TUHAN YESUS. Dia menyediakan diri menjadi tempat curhat bagi semua orang. dia tidak pernah memilih tema atau latar belakang masalah, dia tidak pernah menolak atau meminta waktu dengan berkata "lain kali saja". saat kita membutuhkan Nya pada suatu waktu .dalam 24 jam sehari, 60 menit dalam 1 jam, dan 60 detik dalam 1 menit.
Singkatnya: Pribadi sempurna itu siap menerima ungkapan hati kita tentang apapun , dimana pun, dan bagaimana pun keadaan kita! jadi ,pertanyaan nya adalah apakah benar-benar kita mempercayai Nya ?? apakah kita benar-benar merasa membutuhkan Nya??

FBI (i am there)

Forum Backpacker Indonesia

pesta blogger

Pelita Hidup

CIBfast 2009

CIBFest 2008 Banner A kalo kalian suka blog ini vote di CIBfast yah...

parkour indonesia

Komunitas Parkour Indonesia

visitor

free counters

Mengenai Saya

Foto saya
manado, sulawesi utara, Indonesia
i belong to jesus